Perbedaan HBL dan MBL

 

Gambar ini menjelaskan perbedaan utama antara HBL (House Bill of Lading) dan MBL (Master Bill of Lading) dalam pengiriman barang (logistik laut). Saya jelaskan dengan bahasa yang lebih sederhana dan praktis (sesuai kerjaan PPJK Anda):


🔵 Kiri: HBL (House Bill of Lading)

👉 Dibuat oleh Freight Forwarder / NVOCC

Isi utama di gambar:

  • ✔️ Diterbitkan oleh forwarder

  • ✔️ Kontrak antara shipper (pengirim) dengan forwarder

  • ✔️ Dipakai untuk shipment gabungan (consolidation / LCL)

  • ✔️ Menampilkan data asli shipper & consignee

  • ✔️ Untuk tracking & kontrol shipment customer

📌 Artinya:
HBL itu dokumen yang Anda lihat sebagai customer / importir.
Nama perusahaan di BL = nama asli (bukan forwarder).


⚫ Kanan: MBL (Master Bill of Lading)

👉 Dibuat oleh Shipping Line (carrier kapal)

Isi utama di gambar:

  • ✔️ Diterbitkan oleh shipping line

  • ✔️ Kontrak antara carrier dan forwarder

  • ✔️ Cover seluruh muatan dalam kapal / container

  • ✔️ Nama shipper = forwarder / NVOCC

  • ✔️ Digunakan untuk pengangkutan level carrier

📌 Artinya:
MBL itu dokumen utama di level kapal.
Forwarder dianggap sebagai “shipper” di sini.


🔥 Inti Perbedaan dari Gambar

  • HBL = hubungan forwarder ↔ customer

  • MBL = hubungan shipping line ↔ forwarder